Monthly Archives

May 2016

Panel listrik

Ketahui 3 Syarat dalam Pemasangan Panel Listrik

Posted in Blog

Pernahkah Anda memperhatikan sebuah kotak besar berpintu yang ternyata berisi seperangkat daya listrik? Itulah panel listrik. Tanpa ini, rumah atau bangunan bisnis Anda tak dapat bekerja maksimal. Apalagi listrik merupakan sumber utama yang membantu aktivitas sehari-hari. Dapat dibayangkan jika sehari saja listrik tidak berfungsi? Tentu tak banyak yang dapat dilakukan dalam kegelapan. Penyaluran daya listrik melalui panel ditandai oleh keberadaan kotak panel listrik yang dapat kita temui di mana-mana. Maukah Anda sedikit tahu tentang pemasangannya?

Sebelum Anda mulai mengenal pemasangan panel listrik, sebaiknya kenali dulu beberapa jenis panel listrik yang sering digunakan mayoritas konsumen.

Biasanya, pemasangan panel listrik didistribusikan ke gedung-gedung perkantoran, hotel, apartemen, atau pabrik. Adapun panel listrik merupakan sebuah perangkat yang membagi, menyalurkan, dan mendistribusikan tenaga listrik dari pusat listrik ke konsumen (pengguna) listrik. Sumber listrik dapat berasal dari trafo PLN atau generator set (genset).

Ada 3 syarat sehubungan pemasangan panel listrik sebagaimana dipaparkan berikut.

  1. Aman terhadap manusia, bangunan, dan lingkungan.
  2. Memenuhi fungsi sebagai pusat distribusi power tenaga listrik sebelum disalurkan ke pengguna listrik.
  3. Terpenuhinya sistem pengaman instalasi listrik sebagai sakelar on/off power listrik.

Panel listrik sendiri terdiri atas 2 jenis, yakni panel daya dan panel distribusi listrik. Fungsi kedua panel ini cukup krusial untuk memudahkan pembagian energi listrik secara merata, pengamanan instalasi, pemakaian, pemeriksaan, dan perawatan panel listrik.

Panel daya merupakan tempat untuk menyalurkan dan mendistribusikan energi listrik dari gardu induk step down ke panel-panel distribusi. Panel distribusi daya menjadi tempat menyalurkan energi listrik dari panel daya ke beban panel (pengguna), baik untuk instalasi tenaga maupun untuk instalasi penerangan.

Panel Distribusi Tegangan Rendah (Low Voltage Main Distribution Panel)

Biasa disingkat LVMDP, yaitu pusat pendistribusian power tenaga listrik sebelum disalurkan ke pengguna listrik. Beberapa material dasar membuat panel distribusi ini:

  • Kotak panel, penempatan semua peralatan listrik yang akan digunakan.
  • Air Circuit Breaker (ACB), pemutus sirkuit power listrik utama yang berasal dari sumber listrik.
  • Moulded Case Circuit Breaker (MCCB), pemutus sirkuit power listrik subdistribusi.
  • Amperemeter, pengukur arus pemakaian listrik tiap fase.
  • Voltmeter, pengukur tegangan sirkuit, baik tegangan satu fase maupun tiga fase.
  • Lampu indikator, pengindikasi tegangan listrik tiap fase.

Terdapat beberapa jenis panel listrik lain yang biasa dipakai untuk menyalurkan listrik, seperti Medium Voltage Main Distribution Panel (MVMDP), Control Panel Generator Set, Panel Tenaga, dan sebagainya.

logo

Menilik Harga Panel Listrik secara Umum

Posted in Blog

Selaku konsumen listrik, kita pasti pernah mengalami istilah mati lampu. Pemadaman listrik yang tiba-tiba menyebalkan, bukan? Terutama ketika di tengah mengerjakan sesuatu yang penting. Ada kalanya pemadaman ini dilakukan oleh pihak berwenang, tetapi bisa juga disebabkan korsleting, yakni terjadi arus pendek yang mengakibatkan tuas sakelar berpindah ke posisi off. Kalau sudah begini, pertama kita harus mengesampingkan kejengkelan kemudian memeriksa kotak panel listrik untuk menaikkan arus kembali. Selagi memeriksa, pernahkah Anda mempertanyakan nilai komersial kotak panel itu? Misal, berapa harganya?

Anda mungkin tidak sebegitu familier dengan harga panel listrik yang diinstalasi secara umum. Rentang harga panel listrik yang beredar di pasaran bervariasi, tergantung ukuran kecil atau besar kotak panel yang digunakan, fungsi, dan lokasi. Berdasarkan penelusuran kami, panel listrik kecil umumnya berharga tak sampai Rp100.000, sedangkan panel listrik besar dapat berharga lebih dari Rp10 juta. Anda dapat mengecek harga model masing-masing di perusahaan pengada panel listrik.

Panel listrik dapat ditemukan dengan mudah di mana pun. Kotak panel listrik sendiri berperan sebagai perangkat yang membagi, menyalurkan, dan mendistribusikan daya listrik ke perangkat konsumen. Ini berarti, sebelum aliran listrik dapat menghidupkan televisi, ponsel, dan sistem penerangan, diperlukan instalasi listrik. Penginstalasian listrik sebaiknya dilakukan oleh petugas bersertifikasi agar terhindar dari bahaya tiba-tiba.

Di samping menyerahkan soal instalasi ini kepada ahli, instalasi panel listrik juga harus memenuhi syarat. Beberapa syarat yang mesti dipatuhi, antara lain ekonomis, aman, dan andal.  Semua persyaratan ini harus direncanakan secara matang sehingga tak terjadi pemutusan arus yang tak diinginkan.

Dalam hal instalasi, Ega Tekelindo Prima (Egatek) menyediakan pemasangan dan pengaplikasian perangkat listrik, seperti Low Voltage dan Medium Voltage Switchgear, atau instalasi Prisma Schneider. Dengan tenaga teknisi yang kompeten serta standar internasional, kelancaran arus listrik pada tiap konsumen akan terjamin kualitas. Egatek menyediakan pengiriman dan pelaksanaan switchboard yang telah diuji tepat waktu ke tempat yang telah ditentukan.

Pemasangan panel listrik oleh Egatek, semisal Low Voltage Switchgear, dapat berupa free standing dan wall mounted. Untuk Medium Voltage Switchgear, terdapat 3 tipe cubicles:

  • Load Break Switch (PBL),
  • Load Break Switch with Fuse (PBF), dan
  • Load Break Switch with Vacuum Circuit Breaker Combination (PBC), juga cakra indoor metal-clad withdrawable switchgear.

Tiap-tiap tipe memiliki fitur standar dan tambahan, dilengkapi parameter teknis. Selain itu, tiap panel listrik memiliki kelebihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Box panel listrik

Pengetahuan Singkat Tentang Isi Box Panel Listrik

Posted in Blog

Memahami isi box panel listrik tidak sesulit kelihatannya. Namun juga, tidak selalu mudah. Box panel listrik berfungsi sebagai penempatan semua peralatan listrik yang akan digunakan. Apabila Anda ingin mulai mengenali box panel listrik atau justru baru mendengar istilah ini, ada beberapa bagian umum sebagai permulaan.

 

Miniature Circuit Board (MCB)

MCB merupakan sakelar pembatas arus akibat naiknya daya atau tegangan yang melebihi batas dan/atau hubungan singkat. Bagian ini biasanya terbatas pada arus berjumlah kecil sampai dengan kurang dari 100 Ampere. Bentuknya ada yang satu pole (1 input, 1 output), dua, tiga, dan empat pole. Jumlah yang bervariasi ini menunjukkan bahwa pemakaiannya tergantung pada kebutuhan jalur kabel yang digunakan.

 

Moulded Case Circuit Breaker (MCCB)

MCCB berfungsi sebagai pemutus sirkuit power listrik subdistribusi. Arus operasionalnya mulai dari 100 sampai dengan 1600 Ampere. Di samping itu, MCCB memiliki kapasitas pemutus (breaking capacity) sebesar 20-100 Kiloampere. Bagian inilah yang membatasi arus apabila terjadi kelebihan batas arus beban.

 

Ground Fault Circuit Interrupter (GFCI) atau Residual Current Device (RCD)

Perangkat ini mematikan sirkuit daya listrik saat terjadi aliran melalui jalur yang tak seharusnya, semisal air atau kulit orang. Maka itu, GFCI mencegah kematian pada manusia yang terkena arus pendek alias tersetrum.

 

Grounding

Dapat juga disebut earthing. Dalam instalasi listrik, grounding merupakan pengaman listrik. Dengan adanya grounding, aliran arus listrik liar atau tak berfungsi akan dikebumikan (ditanam ke dalam bumi). Dengan demikian, manusia akan terhindar dari sengatan listrik berlebihan. Tanah atau bumi adalah titik referensi dalam sirkuit listrik, tempat tegangan (voltase) diukur. Sekaligus menjadi tempat kembali perputaran arus listrik atau hubungan langsung antara listrik dan bumi.

 

Warna Kabel

Anda mungkin pernah melihat perbedaan warna pada kabel-kabel, seperti merah, kuning, dan hijau. Pembedaan warna ini turut menandakan fungsi masing-masing. Warna kabel instalasi listrik sudah ditetapkan di beberapa negara. Menurut standar SNI atau IEC, yaitu:

  1. Warna merah, kuning, hitam untuk fase;
  2. Warna biru muda (biru laut) untuk netral;
  3. Warna kuning-hijau untuk ground.

 

Current Transformer (CT)

CT berbentuk cincin yang terbuat dari baja atau metal, tetapi dapat juga berbentuk persegi dengan lubang di tengah. Fungsi CT adalah menurunkan arus atau tegangan pada box panel.

 

Surge Arrester

Sesuai namanya, Surge Arrester ‘penangkal gelombang besar’ berupa peralatan pengaman listrik dari kejutan listrik berlebihan. Dengan kata lain, melindungi peralatan listrik Anda dari tegangan berlebihan yang diakibatkan oleh peristiwa eksternal (misal, petir) atau internal (misal, arus pendek).

panel-listrik

Ketahui Komponen-komponen Pada Panel Listrik

Posted in Blog

Seberapa paham Anda dengan istilah Electrical Switchboard? Electrical Switchboard atau biasa dikenal dengan panel listrik merupakan suatu perlengkapan yang berfungsi untuk mengendalikan atau membagi tenaga listrik. Secara keseluruhan, panel listrik terbagi menjadi dua jenis, yakni panel daya dan panel distribusi listrik. Biasanya, panel listrik terbentuk dari susunan komponen listrik.

Nah, agar lebih paham, berikut ini komponen-komponen yang tersedia saat melakukan pemasangan panel listrik.

Box Panel Listrik

Untuk melindungi bagian dalam panel, terlebih lagi yang diletakkan di area outdoor, terdapat box panel listrik. Tak hanya melindungi, box yang terbuat dari bahan logam berisi rangkaian panel dengan ukuran yang berbeda. Sebut saja, box panel listrik ada yang berukuran 20x30x15 cm. Namun, untuk ukuran besar ada yang berdimensi 80 x 100 x 30 cm. Karena berbeda ukuran, harga box panel listrik dijual dengan harga yang berbeda.

MCB

Miniature Circuit Breaker (MBC) merupakan salah satu komponen yang berfungsi untuk pengaman atau pembatas arus karena daya atau tegangan yang naik melebihi batas atau beban. MCB biasa digunakan PLN untuk pelanggan daya rendah (kurang dari 100 Ampere) dan berada di bawah kWh meter.

MCCB

Moulded Case Circuit Breaker tak jauh berbeda dengan MCB. Hanya saja MCCB biasa digunakan untuk pelanggan dengan daya yang lebih besar, yakni di antara 100 hingga 1.600 Ampare.

Lampu Indikator

Komponen panel listrik lainnya adalah lampu indikator. Lampu indikator dalam panel listrik memiliki fungsi untuk mengetahui apakah rangkaian bekerja dengan benar atau tidak. Tak hanya itu, lampu indikator juga berfungsi untuk tanda peringatan jika terjadi sesuatu.

NFB

No Fuse Breaker dapat diartikan sebagai komponen yang memutus dan menghubungkan tegangan dengan beban, sekaligus melindungi beban dari arus yang berlebihan. Singkatnya, jika arus yang mengalir melebihi beban NFB, secara otomatis NFB akan memutus arus.

Busbar

Komponen lainnya yang terdapat dalam panel listrik adalah Busbar. Busbar biasa digunakan untuk perakitan panel yang terbuat dari tembaga dan berfungsi sebagai komponen penghantar listrik.

Fuse

Bisa dibilang, Fuse menjadi komponen panel listrik yang sering Anda lihat. Fuse biasanya terpasang dalam rangkaian yang disusun secara seri dan akan terbakar jika terlewati arys yang melebihi beban Fuse.